Membuat LibreOffice Bekerja di Microsoft Office

Bagi temen-temen yang menggunakan linux, tentu sudah tidak asing dengan LibreOffice, karena menjadi paket instalasi mayoritas distro yang tersedia. Dan, bagi temen-temen yang tidak menggunakan linux, LibreOffice ini menjadi salah satu pilihan yang patut dipertimbangkan untuk menggantikan Microsoft Office.

Pertama, LibreOffice ini tersedia secara gratis dengan lima paket office-nya (Writer, Calc, Impress, Draw, dan Math). Bandingkan dengan Microsoft Office yang paket originalnya cukup mahal, baik yang untuk satu kali install atau untuk Office 365-nya.

Kedua, LibreOffice yang ada saat ini interoperability atau kemampuan untuk bisa membuka, dibuka, membaca, dan dibaca oleh Microsoft Office sudah sangat baik. Artinya, kita tidak perlu khawatir tidak bisa membuka file yang diproduksi oleh Microsoft Office ataupun sebaliknya. Microsoft Office akan dengan mudah dan baik membuka dan membaca file yang kita produksi dengan LibreOffice.

Untuk dapat membuat LibreOffice dapat optimal bekerja dengan Microsoft Office, ada dua hal yang perlu kita modifikasi di LibreOffice kita, yaitu:

1. Ubah Extension File

Sebagaimana kita ketahui, extension file Microsoft Office adalah .docx, .xlsx, dan .pptx, sedangkan LibreOffice, extension file default-nya adalah .odt, .ods, dan .odp. Extension file ini yang perlu kita ubah, sehingga file-nya akan dapat dibuka, dibaca, dan disimpan ulang oleh Microsoft Office.

Caranya:

Tools --> Options --> Load/Save --> General --> Default File Format and ODF Settings --> Always save as:

  • Ubah .odt menjadi .docx (Note: Document type pada posisi Text Document)
  • Ubah .ods menjadi .xlsx (Note: Document type pada posisi Spreadsheet)
  • Ubah .odp menjadi .pptx (Note: Document type pada posisi Presentation)

2. Tambahkan Beberapa Font Microsoft Office di LibreOffice

PERHATIAN! Menambahkan fonts Microsoft Office ke dalam LibreOffice mungkin illegal, karena fonts ini seharusnya berbayar dan hanya diperbolehkan di Microsoft Windows atau Microsoft Office. Dengan kata lain, tips dan tricks ini bisa dikatakan sebagai pembajakan/software piracy. Sehingga DWYOR/Do With Your Own Risk ya!

Secara default, LibreOffice tidak memiliki font yang ada di Microsoft Office. Ini tentu saja menjadi kendala tersendiri, karena, tanpa font yang sama, dokumen yang kita produksi di LibreOffice tidak akan terbaca sama ketika dibuka di Microsoft Office. Ini bisa dalam dua artian, Microsoft Office akan menampilkan dalam font yang ada di mereka atau yang terburuk, Microsoft Office tidak akan dapat membaca isi dokumen LibreOffice karena ketiadaan font yang sesuai. Terjadi juga sebaliknya.

Syukurlah ada beberapa cara untuk menambahkan beberapa font di Microsoft Office ke dalam LibreOffice.

PERTAMA, menambahkan beberapa fonts seperti Times New Roman, Arial, Arial Black, Trebuchet, Verdana, Georgia, Courier New, Comic Sans MS, Impact, Andale Mono, dan Webdings.

Untuk menambahkan fonts tersebut, buka TERMINAL dan ketikkan beberapa perintah sebagai berikut: (silakan di copy and paste saja untuk menghindari salah pengetikan)

wget http://ftp.us.debian.org/debian/pool/contrib/m/msttcorefonts/ttf-mscorefonts-installer_3.8_all.deb -P ~/Downloads

Tekan ENTER. Perintah ini merupakan perintah untuk men-download paket installer-nya.

Berikutnya:

sudo apt install ~/Downloads/ttf-mscorefonts-installer_3.8_all.deb

Tekan ENTER. Perintah ini merupakan perintah untuk meng-install paket installer yang sebelumnya sudah didownload.

Dan terakhir:

sudo dpkg-reconfigure fontconfig

Tekan ENTER, dan selesai. Silakan cek di LibreOffice temen-temen, daftar fonts-nya pasti sudah ada Times New Roman, Arial, Arial Black, Trebuchet, Verdana, Georgia, Courier New, Comic Sans MS, Impact, Andale Mono, dan Webdings.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KEDUA, menambahkan beberapa fonts lainnya seperti Calibri, Cambria, Candara, Corbel, Constantia, dan Consolas. Dan, jika temen-temen perhatikan, Calibri ini menjadi default font Microsoft Office sejak Microsoft Office 2007 hingga Office 365. Jadi, bisa di install-nya Calibri ke dalam LibreOffice ini menjadi satu kemajuan tersendiri.

Oke kita mulai instalasinya ya. Sekali lagi, instalasinya menggunakan TERMINAL dan ketikkan beberapa perintah sebagai berikut: (silakan di copy and paste saja untuk menghindari salah pengetikan)

sudo apt-get install cabextract

Tekan ENTER. Setelah selesai, buatlah file dengan text editor (yang ada di linux temen-temen) dan beri nama vista-fonts-installer.sh, kemudian tempatkan file tersebut di direktori HOME di linux temen-temen.

Di dalam vista-fonts-installer.sh, masukkan script di link berikut (sekali lagi, silakan copy and paste saja script yang ada di link tersebut untuk menghindari kesalahan pengetikan). Dan kemudian SIMPAN.

Berikutnya:

chmod a+x ~/vista-fonts-installer.sh

Kemudian:

sudo apt-get install fontforge

Kemudian:

sudo ~/vista-fonts-installer.sh

Dan terakhir:

sudo dpkg-reconfigure fontconfig

Tekan ENTER, dan selesai. Silakan cek di LibreOffice temen-temen, daftar fonts-nya pasti sudah ada Calibri, Cambria, Candara, Corbel, Constantia, dan Consolas.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KETIGA, menambahkan Google fonts sebagai pengganti dari Calibri dan Cambria. Google mengembangkan fonts Carlito untuk menggantikan Calibri, dan Caladea untuk menggantikan Cambria. Carlito dan Caladea memiliki penampakan yang mirip dengan Calibri dan Cambria. Dan cara ketiga ini tidak melanggar hak cipta.

Untuk instalasinya, ketikkan perintah di bawah ini di TERMINAL:

sudo apt-get install fonts-crosextra-carlito fonts-crosextra-caladea

Tekan ENTER. Perintah ini adalah untuk men-download sekaligus meng-install kedua fonts tersebut.

Kemudian:

sudo dpkg-reconfigure fontconfig

Tekan ENTER, dan selesai. Silakan cek di LibreOffice temen-temen, daftar fonts-nya pasti sudah ada Carlito dan Caladea.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

KEEMPAT, temen-temen bisa mencari dan men-download berbagai fonts yang tersedia di internat, kemudian memasukkan/copy and paste di folder /usr/share/fonts di laptop temen-temen.

Untuk menggunakan cara ini, temen-temen perlu mengaktifkan super user atau root, sehingga bisa memasukkan fonts yang sudah temen-temen download.

Untuk mengaktifkan super user atau root, klik kanan, pilih Open as Root. ENTER. Nanti temen-temen diminta untuk mengetikkan password, ketikkan password dan tekan ENTER lagi. Setelah itu akan muncul windows baru, dan windows ini adalah cendela untuk memasukkan fonts ke dalam folder /usr/share/fonts. Ketika windows ini aktif, artinya temen-temen sudah dalam status super user.

PERHATIAN! Ketika super user atau root aktif, maka temen-temen punya akses menyeluruh (menghapus, mengubah, menambahkan, dll) atas semua folder yang ada di sistem linux temen-temen. Jadi, jangan sembarangan menghapus, mengedit, atau menambahkan file ke dalam folder sistem ini, atau nanti laptop akan mengalami kendala.

Oke, setelah root aktif, silakan memasukkan fonts yang sudah temen-temen download ke dalam folder /usr/share/fonts. Setelah itu, jalankan perintah di bawah ini di TERMINAL.

sudo dpkg-reconfigure fontconfig

Tekan ENTER, dan selesai. Silakan cek di LibreOffice temen-temen, daftar fonts-nya pasti sudah bertambah sesuai dengan yang temen-temen tambahkan.

Dan … LibreOffice temen-temen sudah siap untuk bekerjasama dengan Microsoft Office.

Oya, cara KEEMPAT ini bisa dilakukan untuk menggantikan cara KESATU, KEDUA, dan KETIGA. Syaratnya cuma harus HATI-HATI dan punya file fonts yang mau dimasukkan ke dalam sistem linux temen-temen.

Selamat mencoba!

Comments