Skip to main content

Review Dell Inspiron 14 3458 Core i3-5005u (Broadwell)

Dalam Seri 3458, Dell mengeluarkan beberapa tipe, yaitu Core i3 dan Core i5. Tipe Core i3 muncul dengan arsitektur Haswell (4005u) dan Broadwell (5005u), baik dengan dukungan GPU onboard maupun GPU NVidia GForce 820M. Sedangkan tipe Core i5 hanya ada satu, yaitu dengan arsitektur Broadwell dan dukungan GPU NVidia GForce 820M. Dalam artikel ini, saya akan me-review Dell Inspiron 14 3458 Core i3-5005u.

Latar Belakang

Akhir Januari 2016, saya membutuhkan laptop untuk menggantikan laptop lama saya –Lenovo Z460 yang sudah beberapa waktu diminta oleh anak saya. Kemudian saya mulai mencari laptop yang sesuai dengan ketersediaan budget, sekaligus sesuai dengan ekspektasi penggunaan. Budget yang saya miliki adalah maksimal Rp. 5 Juta. Sedangkan ekspektasi penggunaan saya adalah untuk office, web browsing, video, dan main games ringan.

Setelah melakukan beberapa review, muncul kandidat pertama, yaitu HP Notebook 14-af118AU dengan prosesor AMD A8-7410. Prosesor AMD A8-7410 sejajar dengan Core i3, bahkan ada yang mengatakan sejajar dengan Core i5, dan GPU onboard-nya lebih bagus dibanding GPU onboard-nya Core i3 (HD Graphics 4400). Lumayan! Untuk performance sama, harga jauh lebih murah. Tapi ada sedikit keraguan dengan platform AMD ini, yaitu panas. Yah, meski AMD meng-klaim bahwa panas tidak menjadi isu lagi di AMD generasi saat ini.

Karena keraguan tersebut, akhirnya saya mengalihkan pilihan ke Dell Inspiron 14. Awalnya ada dua seri yang saya incar, yaitu 3458 (Core i3-4005u dan Core i3-5005u) dan 3451 (Pentium Quad Core N3450). Berikut ini perbedaan utama spesifikasi ketiganya:


Arsitektur
Silvermont
Haswell
Broadwell
Teknologi
22 nm
22 nm
14 nm
Clock Speed
2.16 GHz
1.7 GHz
2.0 GHz
Cache
2 M
3 M
3 M
GPU
HD Graphics 3000
HD Graphics 4400
HD Graphics 5500
RAM
DDR3L-1333
DDR3L-1600
DDR3L-1600
TDP
7.5 Watt
15 Watt
15 Watt (10 Watt)

Perbandingan lengkap ketiga prosesor di atas dapat dilihat disini. Sedangkan review terhadap masing-masing prosesor di atas dapat dilihat disini (Pentium N3450), disini (Core i3-4005u), dan disini (Core i3-5005u).

Review terhadap Dell Inspiron 14 3451 (Pentium N3450) dan Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-4005u) sudah dilakukan. Jadi, dalam artikel ini, saya akan me-review Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u) milik saya yang sudah saya gunakan selama beberapa hari ini.

Harga dan Spesifikasi

Processor
:
Intel Core i3-5005u
(2.0 GHz, 3M Cache)
Memory
:
4 GB DDR3L-1600
GPU
:
HD Graphics 5500
Display
:
14 Inch (1366 x 768)
Hard Drive
:
500 GB HDD
Optical Drive
:
-
Card Reader
:
3-In-1 (SD, SDHC, SDXC)
Interface
:
HDMI, USB 3.0, USB 2.0
OS
:
Ubuntu
Battery
:
4 Cell
Power
:
45 Watt AC Adapter
Dimension
:
21.4 x 345 x 243 mm
Weight
:
1.82 Kg
Di beberapa situs jual beli online yang bisa saya hubungi, Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u) harganya berkisar antara Rp. 4,9-5 Juta. Saya mendapatkannya dengan harga Rp. 4,6 Juta.

Dalam paket pembelian, saya mendapatkan:
  • Unit laptop;
  • Power supply;
  • User guide;
  • Kartu garansi; dan
  • Tas.


CD Driver tidak tersedia dalam paket pembelian ini. Wajar karena laptop ini tidak disertai dengan optical drive. Namun demikian, driver bisa di download di Dell Support untuk mendapatkan driver versi terbaru. Karena saya menggunakan Linux Mint, jadi saya tidak membutuhkan driver tersebut. Seluruh hardware laptop ini berjalan dengan baik di Linux Mint.

Desain
Dimensi laptop ini adalah 21.4 x 345 x 243 mm, dengan berat 1.82 Kg. Cukup tipis dan ringan, meski tidak masuk dalam kategori ultrabook.

Body, baik pada bagian back cover dan palm rest dibuat bertekstur, sehingga tidak licin saat dipegang. Namun demikian, desain bertekstur ini membuat debu mudah menempel dan sedikit sulit untuk dibersihkan.

Yang sedikit “mengganggu” adalah banyaknya stiker yang ditempel pada palm rest. Laptop pada umumnya hanya menempel stiker mengenai keunggulan laptop, prosesor, dan OS yang digunakan. Tetapi Dell menambahkan stiker mengenai layanan servis 24 jam. Cukup informatif, tetapi menurut saya tidak perlu ditempelkan pada laptop, apalagi pada palm rest-nya. Jika memang harus ditempel pada laptop, sebaiknya ditempel pada bagian belakang atau bawah laptop. Tapi, stiker mengenai layanan servis 24 jam ini bisa dilepas, karena ini hanya stiker biasa, bahannya pun berbeda dengan ketiga stiker lainnya.

Kemudian, laptop ini hanya ada satu LED indikator –charging dan menyala saat tombol power ditekan untuk dinyalakan, setelah itu mati lagi (LED tidak menyala saat laptop menyala, kecuali sambil charging). Hal ini berbeda dengan kebanyakan laptop yang setidaknya memiliki empat LED indikator untuk wifi, disk activity, battery, dan indikator ketika laptop dinyalakan.

Overall, saya puas dengan desain Dell. Elegan, stylish, dan kokoh, terlebih lagi dengan pilihan warna hitam.

Hardware

Prosesor

Saya memutuskan untuk membeli Dell Inspiron 14 3458 dengan versi prosesor Core i3-5005u. Cukup lama untuk sampai pada keputusan ini, karena sebelumnya saya sudah memutuskan untuk membeli versi prosesor Core i3-4005u. Sampai kemudian di salah satu situs belanja online menampilkan versi prosesor Core i3-5005u. Saya mencoba untuk mencari di situs belanja online lainnya untuk spesifikasi ini, untuk melihat perbandingan harganya, tetapi tidak ketemu. Dan setelah melakukan review dan perbandingan antara Pentium N3450, Core i3-4005u, dan Core i3-5005u, sampailah pada keputusan untuk membeli versi prosesor Core i3-5005u.

Sebagai informasi, tujuan utama penggunaan laptop ini adalah untuk mendukung pekerjaan saya sebagai peneliti. Yang artinya, kebutuhan standar saya adalah office dan web browsing, tetapi tidak menutup kemungkinan penggunaan untuk menonton film dan bermain games ringan. Dengan penggunaan tersebut, sebenarnya sudah cukup dengan pilihan Pentium N3450. Tetapi Pentium N3450 hanya memberikan performa yang pas (adequate) untuk kebutuhan saya tersebut. Sehingga saya memutuskan untuk memilih seri yang lebih tinggi, Core i3 yang memberikan performa cukup (sufficient) untuk kebutuhan saya tersebut. Kemudian dihadapkan pilihan berikutnya, Core i3-4005u atau Core i3-5005u? Untuk pilihan ini, sederhana sekali, dengan selisih harga hanya Rp. 50 ribu, sudah pasti saya memilih Core i3-5005u yang merupakan generasi kelima.

Core i3-5005u merupakan keluarga Broadwell, dengan kecepatan 2.0 GHz (lebih cepat 0,3 GHz dibanding Core i3-4005u), dukungan teknologi 14 nm yang membuatnya lebih hemat daya dibandingkan 22 nm milik Core i3-4005u. Sebenarnya, Core i3-4005u dan Core i3-5005u merupakan ultra low voltage (ULV) processor. Artinya, untuk menjalankan prosesor hanya membutuhkan daya yang kecil, bahkan dalam beberapa seri laptop, tidak disertakan kipas untuk mendinginkan prosesor. Dengan kebutuhan daya yang kecil, berdampak pada performa baterai.

Overall, dengan tujuan penggunaan laptop, saya puas dengan performa prosesor Core i3-5005u ini.

GPU

Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u) sepertinya hanya mengeluarkan versi dengan GPU yang terintegrasi. GPU yang digunakan adalah Intel HD Graphics 5500, yang merupakan generasi kelima. Secara umum, HD Graphics 5500 ini lebih baik dari HD Graphics 4400 yang digunakan oleh Core i3-4005u. Namun demikian, jika Core i3-4005u menggunakan RAM yang lebih besar dibandingkan dengan RAM yang digunakan Core i3-5005u, maka performa HD Graphics 4400 menjadi lebih baik dibanding HD Graphics 5500. Hal ini menunjukkan bahwa, integrated HD Graphics sangat tergantung pada performa RAM dibanding dengan prosesor-nya. Oya, laptop ini default setting penggunaan RAM oleh GPU adalah 250 MB.

RAM

Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u) didukung dengan RAM 4 GB DDR3L-1600. Sebenarnya, Dell Inspiron 14 3458 kesemuanya menggunakan RAM 4 GB DDR3L-1600. Core i3 sendiri mendukung dua slot RAM maksimal 16 GB. Jadi, jika masih dirasa kurang, bisa upgrade RAM menjadi 16 GB. Tapi, menurut website, Dell Inspiron 3458 ini hanya mendukung satu slot RAM.

Dan untuk saat ini, saya masih cukup dengan RAM 4 GB DDR3L-1600, belum ada rencana untuk upgrade RAM.

Hard Drive

Dell Inspiron 14 3458, baik Core i3-4005u atau Core i3-5005u sama-sama menggunakan 500 GB HDD dengan kecepatan 5400 RPM. Teknologi HDD dengan kecepatan 5400 RPM sebenarnya sudah ketinggalan, karena performanya yang lambat. Dari keseluruhan hardware yang ditanamkan dalam laptop ini, penggunaan HDD ini merupakan yang paling lambat performanya. Namun demikian, HDD masih banyak digunakan pada laptop saat ini, terutama laptop low-mid end, karena harganya yang murah jika dibandingkan dengan SATA SSD.

Dan untuk saya, 500 GB HDD sudah cukup untuk mendukung kebutuhan saya akan laptop ini.

Layar

Laptop ini berukuran 14 inch dengan resolusi layar 1366 x 768 dan didukung oleh teknologi TrueLife yang menurut Dell mampu membuat tampilan layar lebih jernih dan terlihat hidup. Tipe layar yang digunakan adalah LED-backlit display, sehingga tidak sejernih layar dengan teknologi In-Plane Switching (IPS). Namun demikian, menurut saya sudah cukup bagus untuk penggunaan di dalam ruangan. Overall, saya cukup puas dengan layar Dell ini.

Keyboard dan Touchpad
Keyboard Dell ini berjenis chiclet yang cukup nyaman digunakan. Tetapi saya butuh sedikit penyesuaian dalam menggunakannya, setelah hampir lima tahun menggunakan keyboard berjenis chiclet di Lenovo Z460.

Touchpad-nya cukup luas dan nyaman digunakan. Multi touch gesture-nya berfungsi baik. Namun demikian, perlu sedikit hati-hati, karena touchpad-nya sangat sensitif. Sehingga cukup mengganggu ketika mengetik.

Interface dan Port
Laptop ini menyediakan interface dan port yang cukup lengkap. Di bagian kiri terdapat charger port, HDMI port, USB 3.0, dan card reader. Sementara di bagian kanannya terdapat Kensington Lock, 2 USB 2.0, dan 3,5 mm headphone.

Yang kurang dari laptop ini adalah tidak disediakannya VGA port dan optical drive. Untuk ketiadaan optical drive tidak menjadi masalah buat saya, karena sejak awal saya memang mencari laptop yang tidak memiliki optical drive. Sedangkan untuk ketiadaan VGA port, dapat diatasi dengan menggunakan HDMI to VGA converter. Begitu juga dengan saya, karena pekerjaan saya sebagai peneliti yang mengharuskan mempresentasikan hasil pekerjaan dan penelitian saya, HDMI to VGA converter adalah sebuah solusi untuk mengatasi ketiadaan VGA port ini.

Speaker

Speakernya terletak di bagian depan bawah laptop. Suaranya cukup kencang dan jernih. Tapi kualitas suara untuk mendengarkan musik sangat kurang. Hal ini wajar, dan terjadi pada kabanyakan laptop.

Suhu

Selama pemakaian beberapa hari ini, suhu laptop cukup baik. Tidak panas, dan nyaris tidak terdengar suara kipas dari dalam laptop. Hal ini mungkin karena laptop ini menggunakan prosesor Core i3-5005u dengan teknologi 14 nm yang membuatnya lebih hemat daya, sehingga lebih dingin.

Baterai
Dell Inspiron 14 3458, baik Core i3-4005u atau Core i3-5005u sama-sama menggunakan baterai 4 Cell dengan kapasitas 40WHr. Dell meng-klaim bahwa baterainya bisa bertahan sampai 6 jam dalam keadaan stand by, dan 4 jam penggunaan.

Selama pemakaian beberapa hari ini, untuk pemakaian office, web browsing, dan mendengarkan musik, baterai bertahan sampai 4 jam lebih.

Kinerja

Saya menggunakan Linux Mint dalam Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u). Sejauh ini, untuk booting dan buka aplikasi lumayan cepet, tapi masih kalah cepet dibandingkan jika hard drive-nya menggunakan SATA SSD. Kemudian terkait dengan penggunaan sehari-hari untuk office, web browsing, menonton film, dan mendengarkan musik, overall, performanya bagus –lancar dan tanpa lag.

Pengalaman dengan Linux Mint

Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u) dibekali dengan OS Ubuntu 14.04 LTS. Saya memutuskan untuk menggantinya dengan Linux Mint 17.3-Rosa. Ada beberapa alasan memilih Linux Mint dibandingkan dengan Ubuntu. Pertama, interface Linux Mint sama dengan interface Microsoft Windows. Bahkan beberapa tombol yang berfungsi di Microsoft Windows, juga berfungsi baik di Linux Mint. Kedua, Linux Mint sources sudah dilengkapi dengan multimedia support, sehingga kita tidak perlu instalasi tambahan untuk bisa memutar video atau musik. Ubuntu tidak menyediakan multimedia support pada sources instalasinya. Sehingga jika ingin memutar video atau musik, perlu melakukan instalasi tambahan. Yang artinya akan berurusan dengan perintah sudo apt yang lumayan banyak dan ribet. Ketiga, menurut DistroWatch.com, Linux Mint lebih popular, lebih banyak digunakan, dan berada di urutan pertama dibanding Ubuntu yang berada di urutan ketiga.

Dan sejauh ini, Linux Mint berjalan lancar di Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u). Satu kendala utama dalam menggunakan Linux Mint –juga linux distro yang lain adalah pada integrasi aplikasi office-nya. Untuk keperluan office, semua linux menggunakan LibreOffice atau OpenOffice pada instalasi bawaannya. Linux Mint sendiri menggunakan LibreOffice. Sebenarnya, dokumen dari Microsoft Office juga bisa dibuka dan di-edit di LibreOffice dan OpenOffice, bagitu juga sebaliknya. Tetapi permasalahannya adalah pada formatting dan numbering yang akan berantakan ketika dibuka di Microsoft Office atau sebaliknya dibuka di LibreOffice dan OpenOffice.

Ada beberapa solusi yang bisa mengatasi hal ini. Misalnya menggunakan Wine untuk menjalankan Microsoft Office di dalam linux. Saya mencoba menggunakan Wine untuk menjalankan Microsoft Office dalam Linux Mint ini, tetapi ternyata tidak banyak membantu. Karena ketika menjalankan Microsoft Office ini, muncul notifikasi error, yang ketika coba di-klik, Microsoft Office-nya tiba-tiba mati. Saya tidak tahu apakah instalasinya yang masih bermasalah atau ada hal lainnya.

Oya, satu permasalahan lagi ketika instalasi Linux Mint di laptop ini untuk menggantikan Ubuntu bawaannya, touchpad-nya menjadi tidak berfungsi. Tapi ini hanya masalah driver atau saya lebih menyebutnya setting-an saja, karena bisa diperbaiki melalui Terminal dengan mengetikkan beberapa perintah, dan setelah reboot, touchpad kembali berfungsi dengan baik.

Kesimpulan

Overall, saya puas dengan Dell Inspiron 14 3458 (Core i3-5005u). Saya mendapatkannya dengan harga Rp. 4,6 Juta. Dengan desain elegan, stylish, dan kokoh, juga didukung dengan performa komputasi yang baik. Lebih dari cukup dalam mendukung kebutuhan untuk office, web browsing, menonton film, dan bermain games ringan.

Oya, untuk spesifikasi yang sama (Core i3-5005u, RAM 4 GB, dan non Windows OS), harga Dell Inspiron ini termasuk paling murah dibandingkan dengan merk-merk lainnya.

Comments

  1. Gan, dulu belinya dmn soalnya ane nyari yg 5005 susah gan? Oh iya ada promo free DVD eksternal gak? Makasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya membelinya di bhinneka.com. Untuk yang seri Broadwell (5005u) tidak ada free DVD External. Tapi untuk yang seri Haswell (4005u), masih ada promo free DVD External.

      Delete
  2. Replies
    1. Saya membelinya di bhinneka.com, kebetulan lagi ada promo eCoupon potongan 300 ribu. Tapi untuk eCoupon saya ini sudah habis. Meski demikian, Mas Asaad bisa coba main ini http://www.bhinneka.com/aspx/products/bhinneka-surprise-deal.aspx untuk coba dapetin eCoupon potongan harga mulai dari 50 ribu s/d 1 juta.

      Delete
  3. Replies
    1. Inspiron 3458 ini cuma punya 1 slot. Tapi untuk prosesor-nya sendiri, memang support dua slot RAM maksimal 16 GB. Thanks input-nya. Saya koreksi artikel ini.

      Delete
  4. Kalo untuk win 7 64bit donlot driver network'y yang mana gan kan ada 6 tuh. btw dapet tas'y gak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Gan, untuk lebih akurat, masukkan kode "Service Tag"-nya di website dell-nya. Service Tag-nya ada di bagian bawah laptop (lihat barcode).

      Iya, dapet tas selempang. Kayanya tas-nya murahan banget ya :)

      Delete
  5. gan, ane mau tanya. kalo dell tipe ini buat ngejalanin adobe photoshop cc dan adobe illustrator cc bagus ga ya? thanks gan sebelomnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gatau juga ya Gan, belum pernah nyoba. Soalnya Ane make Linux Mint. Tapi kayanya sih bisa. Kalo mau ambil yang pake GPU diskrit aja Gan :-)

      Delete
  6. Gan maaf kartu grafis nya apa, nvidea ya? Tq

    ReplyDelete
    Replies
    1. Punya saya ini kartu grafisnya onboard, Intel HD Graphics 5500. Ada juga sih yang kartu grafisnya nVidia atau Radeon (Inspiron 5448).

      Delete
  7. tanya gan,beli di bhinneka berapa lama nyampenya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekitar 4 hari. Waktu itu pesan tanggal 16 Februari, dan sampai di rumah tanggal 20 Februari. 1 hari lebih lama sih. Tapi wajar, soalnya sebelum dikirim, laptop musti dicek dulu, dikasih label tanggal dan bulan pembelian, dst.

      Delete
  8. May I ask you something: is there any defect so far and how about the temperature because my Dell laptop becomes hot after 20 mins. Thank you for your review

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hello Ranboo, I've been using my laptop for 3 months, and so far it works perfectly fine, and the temperature is good. But I guessed that, it is because I only use it for office and web browsing, so that the temperature is good. And I don't know what yours? But if you use it for a simple task, and (still) becomes hot, you should consult to Dell CS.

      Delete
  9. gan stikernya gambar osnya ubutu, tapi bisa diinstal win 7 gak?
    punya cara-cara instalnya gan?
    ane gagal terus instalnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo...
      Bisa diinstall OS apa aja. Saya menggunakan Linux Mint. Sebelumnya, saya sempat coba install Win 8 Pro, dan terinstall dengan baik.

      Untuk install Win 7, problem utamanya adalah, Inspiron ini memakai Mainboard terbaru yang SATA RAID Driver-nya belum disupport oleh Win 7. Kalo Win 8, SATA Driver sudah oke jadi bisa langsung running untuk finishing installation, baru kemudian setelah selesai instalasi Win 8 tinggal update seluruh driver-nya.

      Jadi, kalo masih mau install Win 7, perlu dicari tahu model dan seri Mainboard Dell Inspiron ini untuk menemukan SATA RAID Driver-nya.

      Coba cek link berikut:
      http://dellwindowsreinstallationguide.com/a-clean-install-of-windows-7/windows-7-installation/

      dan

      http://dellwindowsreinstallationguide.com/a-clean-install-of-windows/downloading-preparing-and-loading-sata-drivers/

      Saya sendiri belum pernah mencoba install Win 7 di Inspiron ini, jadi proses detilnya tidak tau. Namun demikian, kendala utama selalu gagal install Win 7 adalah faktor Win 7 belum support SATA Driver mainboard ini, jadi harus cari SATA Drivernya, kemudian disiapkan ketika instalasi. Step by step instalasi drivernya akan muncul sendiri ketika sedang proses instalasi Win 7.

      Saran saya sih, pakai Win 8 saja. Namun demikian, wifi juga tidak langsung berfungsi, karena Win 8 belum otomatis support driver wifi Inspiron 3458 ini, jadi harus download di Dell Support. Untuk lebih akurat, masukkan kode "Service Tag" Inspiron ini di website dell-nya. Service Tag-nya ada di bagian bawah laptop (lihat barcode).

      Begitu Gan. Semoga membantu.

      Delete
  10. Maaf gan, mau tanya itu keyboardnya bisa memancarkan cahaya ya Kalo di tempat gelap begitu / backlit keyboard? Thanks gan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk yang seri Inspiron 3458, keyboard-nya standar/tidak nyala.

      Delete
  11. Pak jadi ini slot RAM nya cuma 1 ya? bukan 2?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Pak, Inspiron 3458 ini cuma punya 1 slot. Tapi untuk prosesor-nya sendiri, support dua slot RAM maksimal 16 GB.

      Delete
    2. maksudnya gan?

      Delete
    3. Maksud saya, Inspiron 3458 ini hanya memberikan 1 slot RAM saja, padahal infrastruktur prosesornya bisa 2 slot RAM.

      Delete
  12. Ketika setelah install linux mint, apakah harus menambahkan EFI Boot Selection secara manual di Bios UEFI?

    Kalau disini saya install Xubuntu 16.04 mode UEFI (jadi ada partisi EFI), saat restart setelah instalasi tidak mau booting/blank padahal proses install telah sukses (sudah saya cek via Live CD tidak ada masalah)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mas Irfan,

      Iya, setelah selesai proses instalasi, reboot kemudian masuk Bios untuk menambahkan EFI Boot-nya, sehingga bisa booting masuk Mint-nya.

      Instalasi linux ini sebenarnya ada 2 pilihan utama menurut saya, meski ada juga pilihan ketiga, yaitu pilihan dual OS.

      Pertama, erase all and install linux. Pilihan ini berarti menyerahkan sepenuhnya pengelolaan partisi harddisk kepada proses instalasi linux-nya.

      Kedua, something else. Pilihan ini memberikan kebebasan kita untuk mengelola partisi harddisk. Untuk saya sendiri, pilihan partisi harddisknya adalah:

      Boot Partition/EFI Partition 300Mb
      SWAP Area 8Gb (ini dua kali RAM komputer kita)
      ROOT Partition 20Gb (ini untuk instalasi linux-nya)
      HOME Partition (seluruh sisa harddisk yang belum terpartisi).

      Catatan: dalam proses partisi secara mandiri ini, jika terjadi kesalahan/kekuarangan, biasanya tidak akan bisa lanjut. Ini biasanya jika partisi Boot Partition/EFI Partition belum ada. Tetapi jika sudah ada, proses instalasi akan terus berjalan sampai selesai.

      Nah, PR berikutnya adalah: memastikan apakah (EFI) booting-nya sudah ada dalam Bios atau belum? Jika belum, maka harus ditambahkan secara manual dengan masuk ke dalam Bios.

      Nah, untuk yang instal Xubuntu, sepertinya instalasi Mas Irfan sudah betul, karena proses instalasi telah selesai, berarti perlu dicek EFI Boot di Biosnya.

      Salam.

      Delete
    2. Untuk proses instalasi berjalan lancar mas. Saya telah membuat partisi (opsi Something Else) seperti berikut:

      EFI Partition System 500MB
      Root 100GB
      Home 60GB
      Swap 4GB
      Sisa Partisi Kosong (Untuk Data) 300 GB an

      Setelah membuat partisi itu, tidak ada peringatan tentang partisi EFI, jadi lancar instalasinya.

      Setelah proses instalasi telash selesai. Restart, dan blank seperti tanpa OS.

      1. Apa memang hasrus menambahkan EFI boot selection secara manual?

      2. Apa masnya juga begitu menambahkan EFI boot selection secara manual saat instal Linux Mint? (Saya juga menggunakan device Inspiron 3458)

      Berikut pilihan EFI boot selectionnya:

      fwupx64.efi
      grubx64.efi
      grub.cfg
      shimx64.efi
      MokManager.efi

      Barusan saya coba grubx64.efi dan shimx64.efi bisa masuk ke Xubuntu, sedangkan MokManager.efi kayak mode teks.

      3. Mas, bisa dijelaskan tentang kelima file EFI boot selection diatas?

      Terima kasih atas balasannya, sebelumnya saya tanya ke grup FB tidak ada yang menjawab...

      Oh iya, ini screenshoot EFI Boot Selection http://imgur.com/a/7fVnc

      Delete
  13. Ijin tanya pak, apa pernah di gunakan untuk main game?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba,

      Belum pernah saya gunakan untuk main game Mba. Hehe...

      Delete
  14. mas kabel hdmi yg cocok konek ma proyektor buat dell ini apa ya.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo maksudnya merk, semua merk cocok Mas. Kebetulan saya juga beli kabel HDMI non merk-terkenal.

      Tapi diawal pemakaian, saya juga sempet mengalami kesulitan koneksi HDMI-nya. Dan ternyata itu hanya soal setting-annya saja. Saya menggunakan Linux Mint 18 (Sarah) dan berfungsi baik. Seharusnya dg Windows akan lebih mudah.

      Delete
  15. mas laptopnya prnh d pakai putar lagu tdk.? kok punya saya,,suara.y awal keras tpi berikut.y volume suara menurun.. apa mas jg alami bgtu.??

    ReplyDelete
  16. mas mau tanya, usb yang sebelah kiri itu beneran usb3? kok warnanya gak biru?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, port USB yang kiri itu USB 3.0. Jika diperhatikan dengan cermat, di situ tertulis SS, itu artinya Super Speed, kalo USB 2.0 (HS: High Speed) biasanya tidak ada inisialnya, kecuali lambang port USB.

      Nah, soal warna biru, memang sebagian mengatakan bahwa USB 3.0 harus diberi warna biru, tp sebagian lain juga menyatakan bahwa warna biru itu tidak menjadi standar USB 3.0.

      Delete
  17. bang berarti seri ini pake eksternal DVD ya? ngga pake internal DVD bang? Terus kalo eksternal itu kita bayar lebih atau emang udah dapet free?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yup, yg seri saya ini tidak ada internal DVD. Pada waktu saya beli, Februari 2015, seri ini (Broadwell) tidak ada bonus DVD External. Tapi seri Haswell, ada bonus free DVD eksternalnya. Tapi untuk saat ini saya tidak tau apakah bonusnya masih ada atau tidak.

      Untuk saat ini sebenernya sudah sangat jarang penggunaan DVD eksternal.

      Delete
  18. Wah makasih mas, reviewnya bermanfaat bgt bwt sy yg lg cari2 laptop. Mo nanya, OS dll apkh hrs diinstal sndiri ato ckp dbawa ke dell support aja? Sy gaptek ni soalnya, baru kali ini rencana beli laptop sndiri. Trs, ada ga 3458 yg dah pke Nvidia??
    Makasih sblmnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halo Mba Niniez,

      Sama-sama Mba.

      Untuk seri 3458 yang VGA-nya nVidia ada Mba, kalo ga salah ada 2 versi: Haswell (i3-4005u/nVidia 820M-2GB) dan Broadwell (i3-5005u/nVidia 920M-2GB), keduanya non-Windows.

      Untuk instalasi, bisa minta bantuan toko penjualnya Mba. Jika beli di Dell Store, mungkin bisa ditanyakan kemungkinan untuk sekaligus meng-install-kan.

      Saran saya coba cari yang sudah include Windows-nya, sehingga tidak ribet untuk instalasinya, karena windows-nya sudah terinstall di dalamnya, dan tinggal melakukan finishing instalasinya. Finishing ini hanya untuk membuat login laptop kita saja.

      Delete
  19. gan sorry mau tanya klo sama Dell Inspiron 3458 core i5-5200U gmn?
    tadinya sih sya mau yg 3458 core i3-5005U tpi pas liat core-i5 ga beda jauh harganya jdi bimbang..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maksudnya Inspiron 3558 ya? Iya, harganya memang ga beda jauh.

      Kalo dari spesifikasi, memang lebih bagus yang Core i5-5200u dibanding Core i3-5005u. Keduanya sama-sama dari keluarga Broadwell dengan teknologi 14nm, jadi irit daya.

      Delete
    2. eh salah gan ternyata harganya jauh jg haha...
      mksdnua Dell Inspiron 3458 core i5-5200u yg harganya 7.5jtan -_-"

      tdinya sya lg nyari laptop yg ringan (dibawah 1.5kg) harga 5-6jtan tpi ternyata speknya yg masuk cuman yg ini 3458 core i3-5005U meski beratnya 1.82kg soal utk perjalanan jauh

      apa punya rekomendasi gan?

      Delete
    3. Sepertinya aga sulit menemukan laptop dengan spesifikasi core i3 yang beratnya dikisaran 1,5kg di rentang harga 6 jutaan.

      Mungkin Mba bisa coba cari Asus Zenbook. Sebelum saya menggunakan Inspiron 3458 ini, saya menggunakan Asus A450LC, desain mirip zenbook, tapi bukan zenbook. Prosesor sudah i5, tapi masih generasi ke-4. Dulu saya beli hampir 8 juta.

      Delete
  20. Punya saya Core i3-5005u, sampai sekarang aman terkendali, sebenarnya sebelum saya upgrade HDD>SSD dan RAM4GB>8GB, Lalod dan multitask sangat tidak bersahabat, tapi setelah upgrade semua aman dan lancar banget..Dell memang terbaik..

    Salam

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, keren Gan, upgrade RAM dan upgrade HDD ke SSD. Upgrade HDD ke SSD aja udah kenceng, apalagi RAM-nya juga di upgrade.

      Delete
    2. Untuk ram nya bisa dicopot dan diganti yaa? apa memang ram nya bukan onboard/solderan :)

      Delete
    3. Saya sih belum cek Gan, tapi kalo berdasar comment dari Bro Infokom 251 yang uda upgrade RAM, berarti RAM bisa dicopot.

      Delete
  21. Kalo os nya pake windows, buat kebutuhan photoshop, corel, ama video editing after effect lancar ga ya mas?

    ReplyDelete
  22. Kalo os nya pake windows, buat kebutuhan photoshop, corel, ama video editing after effect lancar ga ya mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya belum pernah coba Mas. Saya pernah coba edit video pakai program OpenShot Video Editor dari Linux sih bisa ya. Ya, tapi ini video editor yang "ga serius" lah. Hehe...

      Kalo niatnya untuk Photoshop, Corel, dan video editing, mending cari spec yang lebih tinggi plus VGA diskrit (nVidia, Radeon, dll).

      Delete
  23. Apakah mas dessy masih memakai laptop dell seri ini? selama pemakain adakah kendala di sisi hardware nya mas? :). Hehe rencana saya ingin membeli laptop ini buat ganti lapto sebelumnya (merk lain, masih baru sudah rusak di motherboard :(, garansi jga sudah habis)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih Mas. Alhamdulillah kurang lebih satu tahun pakai masih oke hardware-nya. Tidak ada kendala sama sekali, baterai juga masih oke. Value for money lah, dengan spec yang sama dibandingkan dengan merk lain masih lebih murah.

      Delete
    2. Terimakasih buat jawabannya :D. Saya liat liat kok digambarnya gak ada port lan nya ya?

      Delete
    3. Ada Mas, di sebelah kiri deket port power.

      Delete
  24. Mas, setting vga bisa diubah gak sih? Misalnya jadi 1gb

    Thanks.

    ReplyDelete
  25. Jadi kalo mau upgrade ram jadi 8gb harus beli yg 1 keping 8gb?? Atau bisa nambah aja satu ram 4gb lagi karena ram bawaan 4gb jadi 4x2? Mohon pencerahannya gan

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Illegal Logging: Sebab, Akibat, dan Penanggulangannya

Sebab Illegal logging atau pembalakan liar atau penebangan liar adalah kegiatan penebangan, pengangkutan dan penjualan kayu yang tidak sah atau tidak memiliki izin dari otoritas setempat.[1] Secara praktek, illegal logging dilakukan terhadap areal hutan yang secara prinsip dilarang. Di samping itu, praktek illegal logging dapat pula terjadi selama pengangkutan, termasuk proses ekspor dengan memberikan informasi salah ke bea cukai, sampai sebelum kayu dijual di pasar legal. Illegal logging dapat disebabkan oleh beberapa hal: pertama, tingginya permintaan kebutuhan kayu yang berbanding terbalik dengan persediaannya. Dalam kontek demikian dapat terjadi bahwa permintaan kebutuhan kayu sah (legal logging) tidak mampu mencukupi tingginya permintaan kebutuhan kayu. Hal ini terkait dengan meningkatnya kebutuhan kayu di pasar internasional dan besarnya kapasitas terpasang industri kayu dalam negeri/konsumsi lokal.[2] Tingginya permintaan terhadap kayu di dalam dan luar negeri ini tidak sebanding…

Jaminan Hak Politik Perempuan

Pendahuluan Indonesia telah meratifikasi konvensi penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap perempuan (Convention on the Elimination of All Form of Discrimination Against Women (CEDAW)).[1] Namun demikian, ratifikasi tersebut tidak serta merta membuat perempuan dapat menikmati hak-haknya yang dijamin dalam konvensi tersebut. Salah satunya hak politik. Perempuan secara demografis boleh dikastakan seimbang dengan laki-laki, namun secara politis mereka menempati posisi minoritas. Dengan kata lain, hak-hak perempuan masih terpasung di bawah kekuasaan yang patriarkis. Bagi Indonesia yang memiliki populasi perempuan 51 persen dari seluruh penduduk Indonesia,[2] status yang setara bagi perempuan dan peluang mereka dalam aktivitas-aktivitas politik sesungguhnya telah mendapat dasar yuridis dalam UUD NRI 1945.[3] Perempuan dan laki-laki memiliki kesamaan hak dan kewajiban selaku individu dan warga negara, juga sama-sama mempunyai potensi berkualitas sebagai sumber daya insani yang dapat di…