December 7, 2011

Demokrasiku

Cita-citaku sederhana, sebuah kehidupan bahagia di mana setiap orang adalah baik. Menginginkan Indonesia menjadi negara yang demokratis. Sebuah negara demokratis yang bermartabat. Di mana demokrasi tidak lagi menjadi instrumen politik, melainkan instrumen mencapai keadilan sosial. Di mana demokrasi tidak lagi menjadi prioritas, melainkan mewujudkan kemakmuran. Kemakmuran yang berkeadilan. Di mana demokrasi tidak lagi diartikan sebagai “the greatest happiness for the greatest number,” melainkan “the greatest happiness for all members.” Di mana demokrasi tidak lagi diartikan sebagai kemakmuran salah satu bangsa, melainkan kemakmuran universal. Di mana demokrasi tidak lagi diartikan sebagai ide tentang tatanan politik, melainkan ide mewujudkan kesejateraan. Dan... jika demokrasi tidak membawa pada situasi yang adil, kita tidak butuh apa pun dari demokrasi!

disarikan dari: Hendra Nurtjahjo, Filsafat Demokrasi, Bumi Aksara 2006.

Juni 2008

No comments:

Post a Comment

Urgensi Yurisprudensi Putusan Sengketa Informasi dalam Membangun Kesatuan Hukum dan Konsistensi Putusan Sengketa Informasi, Sekaligus Mempercepat Penyelesaian Sengketa di Komisi Informasi

Unduh Artikel disini . 1. Pendahuluan Pasal 11 ayat (2) Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (...